Arsip yang Tak Pernah Terkirim
"Tiga jurnalis kampus, satu amplop cokelat di loker usang, dan pertaruhan nurani menembus dinding pembredelan."
SINOPSIS CERITA
Di ruang redaksi pers mahasiswa yang berdebu, Laras, Ilham, dan Galang menemukan draf investigasi mendiang senior mereka tentang penggelapan dana abadi beasiswa ratusan mahasiswa daerah. Dengan batas waktu tujuh hari sebelum gedung rektorat mengesahkan laporan keuangan tahunan dan membubarkan unit pers mereka, ketiga sahabat ini berlomba memverifikasi jejak rekening siluman, menghadapi teror intimidasi kampus, dan membuktikan bahwa tinta kebenaran takkan pernah pudar.
Seluruh karakter, organisasi, lokasi, dan peristiwa dalam naskah ini adalah karya fiksi murni. Kesamaan nama, latar, atau kejadian nyata adalah kebetulan semata dan tidak bermaksud mencemarkan atau merefleksikan entitas mana pun di dunia nyata.